Sabtu, 17 Januari 2009

當我老了



當我老了不再是原來的我。請理解我,對我有一點耐心。  

當我把菜湯洒到自己衣服上時當我忘記怎樣系鞋帶時,請想一想當初我是如何手把手地教你。  

當我一遍又一遍地重復你早已聽膩的話語請耐心地聽我說,不要打斷我。你小的時候,我不得不重復那個講過千百遍的故事,直到你進入夢鄉。  

當我需要你幫我洗澡時請不要責備我。還記得小時候我千方百計哄你洗澡的情形嗎?  

當我對新科技和新事物不知所措時請不要嘲笑我。想一想當初我怎樣耐心地回答你的每一個“為什麼”。  

當我由於雙腿疲勞而無法行走時請伸出你年輕有力的手攙扶我。就像你小時候學習走路時,我扶你那樣。  

當我忽然忘記我們談話的主題請給我一些時間讓我回想。其實對我來說,談論什麼並不重要,隻要你能在一旁聽我說,我就很滿足。  

當你看著老去的我請不要悲傷。理解我,支持我,就像你剛開始學習如何生活時我對你那樣。當初我引導你走上人生路,如今請陪伴我走完最后的路。給我你的愛和耐心,我會報以感激的微笑,這微笑中凝結著我對你無限的愛。

來源:
新華網 (責任編輯:劉克)

Kamis, 15 Januari 2009

猴子的心

非洲童話故事

在海邊有一棵大樹,它的枝葉一半覆蓋著陸地,另一半伸向海水。有一隻小猴子最喜歡這棵樹,整天在樹上玩啊!跳啊!打鞦韆啊!餓了就摘樹上的甜果子吃,快活極了。
海裡住著一條鯊魚,有一天,猴子往水裡扔了一個果子,正巧被鯊魚一口吞掉,鯊魚覺得果子的味道好極了。因此每天早上都游到樹下等著,讓猴子扔果子給他吃,漸漸地二人成為了好朋友。
有一天,猴子正在樹上打鞦韆,鯊魚抬起頭來看了他一會說:「這些月來,你待我可真好,每天都給我新鮮的果子吃,所以我很想報答你。」猴子咬咬手指頭,很新奇地向下打量著鯊魚,但什麼也沒說。
「我決定帶你去我家!」
鯊魚接著說:「你可以見見我家族的親友們,由於你對我那麼好,他們一定會盛情報答你的。」猴子半信半疑,想了一會兒。
猴子回答道:「我想我還是不去吧!你也知道,我不會游泳,我不喜歡我身上的毛被水打濕。」
「來吧!」鯊魚說:「你的毛不會打濕的,我打算背你到我家去,慢慢游,不用尾巴,這樣水就不會濺到你身上的。」
猴子想,騎在鯊魚背上到大海裡去,一定很好玩吧!
便答應了下來!他跳到鯊魚的背上,他們就出發了。一開始,猴子有些害怕,因為鯊魚背脊滑溜溜地抓不住,但大海裡奇妙的風光深深吸引了他,慢慢地他也就習慣了。
「玩得痛快吧!?」鯊魚說:「這兒比乾燥的陸地要涼爽多了。」
「是阿!」猴子說:「不過,你的背要是不這麼滑溜溜的就更好了,我們還要走多遠。」
「才走一半!」鯊魚回答:「我想,有件事情應該告訴你了,我的袓母得了重病,醫生說只要吃顆猴心就會好的,所以我這才把你請來,我們是好朋友,我應該事先告訴你,讓你有所準備。」
猴子嚇了一跳,差點掉到海裡去,但他連忙咬住自己的嘴唇,機靈的腦子裡琢磨著怎樣才能脫身。最後,他平靜地說:「你真傻,這麼重要的事,你為什麼不早告訴我?現在我的心沒帶來,可怎麼辦才好?」
「你沒把心帶著!」鯊魚反問道:「那你把它放在哪兒啦?」
「看來你對我們猴子還不太了解,你應該聽說過我們總是把心掛在睡覺的樹上,心對我們不太重要,我們只是在晚上才偶爾用用而已。」猴子說著。
鯊魚對猴子的說詞,似乎有幾分信以為真了。鯊魚在水裡轉了個彎,對著猴子說:「我送你回去,你願意把心取來嗎?」
「當然願意。」猴子又說著:「既然我的心對我並不重要,而他卻可以治好你袓母的病,我當然很高興能把心送給你啦!」
鯊魚似箭一般地向岸邊游了過去,猴子趴在他的背上,暗自慶幸著。他們終於到了岸邊,猴子跳上岸,一縱身就上了樹。猴子對著鯊魚叫著說:「等著吧!一會兒就來!」
鯊魚在樹下游來游去,等著猴子,等了好久,還是不見猴子來,他有些不耐煩了。
鯊魚大聲喝道:「猴子!猴子!你到底還要打算讓我等多久?」
「啪!」
一顆爛果子打在鯊魚的鼻子上,從樹叢裡發出一陣咯咯的笑聲。
猴子說:「你把我當作大傻瓜嗎?你真的以為我會跟你去送死!我的心一直就在我的胸膛裡跳著呢!來呀!拿去吧!」
一顆又一顆的爛果子打在鯊魚的身上,鯊魚氣呼呼地走掉了。猴子仍舊快樂地生活在樹上,但鯊魚這輩子再也沒有吃過美味的果子了,因為猴子和他斷了交情。



Jumat, 09 Januari 2009

穿山甲

穿山甲是夜行性動物,生性隱密,連幾位我熟識的、長年混跡野外的老荒野人都未曾見過她的芳蹤,這回怎麼會跑來花園新城拜訪我們?當 我慢慢的打開裹布,看到她時,她已害怕的將身子縮捲在一起,就像傳說中一樣的捲成一顆鐵甲圓球。可愛的是,在鐵甲鱗片包裹的圓球中,她還會露出小小的眼睛 偷瞄我們。害羞的模樣,與她一副全身盔甲的威武模樣,完全令人無法連結在一起。這種現象是不是像極了許多人的內心原本脆弱,但總是設法武裝自己,好讓別人 以為自己是多麼的堅強一般。more .......

Senin, 24 November 2008

小故事大道理

BERBAGI SEBUAH KUE YANG BEGINI… 分享一個這樣的餅

Saat kecil, saya memiliki sebuah masalah yang biar dipikirkan bagaimanapun tetap tidak memperoleh jawabannya. Kisah ini terjadi pada sebuah kampung di Hua Lien, karena kekurangan barang kebutuhan, anak-anak jarang sekali bisa makan permen, kalau melihat permen atau biskuit akan sangat tergiur. Tetapi orang tua kalau membagikan permen pasti menyuruh kami untuk berbagi. Saya bukanlah Khung Zung (孔融), berbagi adalah hal yang sangat menderita, terlebih ketika memperbandingkan antara besar dan kecil.

Waktu itu yang paling sering dimakan adalah semacam kue yang di tengahnya terdapat sebuah lubang. Usia kakak 3 tahun lebih besar, saya sering disuruh untuk berbagi kue yang seperti itu dengannya. Karena umurku lebih kecil, yang besar harus mengalah, maka nenek berkata: “kakak yang membagi, adik yang memilih dulu.” Setelah kakak selesai membagi kue menjadi dua bagian dengan hati-hati, maka saya harus lebih hati-hati lagi memilih bagian mana yang lebih besar.

Dengan susah payah selesai memilih, saya dan kakak sama-sama memegang sepotong kue. Kakak enggan langsung memakannya, diletakkannya di atas telapak tangan, menganggapnya sangat berharga dan kelihatan begitu puas. Melihat demikian, waktu itu saya tiba-tiba merasa “tertipu”, pasti bagian yang ia dapat lebih besar. Karena sebagai adik, dengan sedikit curang sudah bisa menukarkannya. Setelah ditukar saya langsung memakannya, dengan dua tiga kali gigit sudah habis. Dan melihat ke kakak lagi, kakak masih saja dengan pelan menikmati kue itu dengan ekspresi begitu manis dan wangi.

Saya memang bukanlah bakat perdana menteri, sampan kecil saja tidak bisa saya tampung. Keirian dan kecurigaan pun timbul, lalu berpikir: “pasti yang pertama saya ambil itu lebih besar.” Setiap kali membagi kue selalu menggunakan segala cara, tetapi terakhir masih saja merasa kalau bagian kakak lebih besar.

Setelah dewasa, hal serupa juga sering muncul. Ketika menaiki kereta, saya dengan orang yang duduk di samping sama-sama memegang koran yang sama. Kulihat terus korannya, selalu saja terlihat pada korannya terdapat berita yang lebih menarik. Saat masuk militer, saya merasakan bahwa diri sendiri adalah orang yang “paling apes” di antara teman-teman, lebih menderita dibandingkan yang diutus pergi ke Cin Men (金門 - sebuah pulau di Prov. Fu Cien, Tiongkok). Mark Twain (馬克吐溫- seorang penulis terkenal dari Amerika) membantu saya menjawab masalah ini.

Dalam ceritanya mengenai kisah Tom Sawyer (湯姆), Tom disuruh bibinya untuk mengecat tembok pagar. Mengecat pagar di bawah teriknya sinar matahari adalah pekerjaan yang sangat susah. Tadinya Tom bekerja dengan muka cemberut dan tidak ikhlas. Kemudian pikirannya terbuka dan menganggap dirinya sebagai seorang pelukis terkenal yang sedang menciptakan sebuah lukisan tembok, lalu menampilkan ekspresi seakan-akan dengan konsentrasi penuh melakukannya.

Tidak disangka, baru beberapa menit kemudian sudah menarik perhatian seorang anak yang memiliki penyakit yang sama dengan saya, dia menganggap pekerjaan Tom lebih menarik dibandingkan dia yang sedang makan apel. Lalu ia pun menukarkan apelnya dengan “Hak” untuk mengecat pagar. Dengan cara ini, Tom tidak hanya dapat menyelesaikan pekerjaannya dalam setengah hari, bahkan di dalam saku masih bertambah beberapa gundu dan mainan.

NcPingBox